< kembali

Kontraktor Sipil, Mengenal tugas dan Ruang Lingkup Pekerjaan

tugas pekerjaan kontraktor sipil

Secara umum cara kerja kontraktor konvensional dengan kontraktor sipil pada dasarnya sama. Membuat proses perencanaan, mempersiapkan material dan jasa yang dibutuhkan, serta proses membangun, termasuk aktivitas peremajaan dan perawatan.

Proses mendapatkan pekerjaan pun sama, melalui penunjukan langsung atau melalui proses tender. Hanya saja, secara spesifik, kontraktor sipil lebih berkecimpung kepada pembangunan fasilitas umum yang kerap digunakan oleh orang banyak. 

Hal tersebut yang merepresentasikan istilah sipil pada namanya. Yang dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah ini bermakna berhubungan dengan orang banyak atau masyarakat, non-militer (Sumber : KBBI ONLINE).

Sehingga istilah tersebut secara khusus akan menjelaskan ruang lingkup kerja kontraktor sipil pada umumnya. Yakni membangun fasilitas ruang publik yang bisa diakses masyarakat, seperti jalan raya, tol, drainase, jembatan, pembangunan infrastruktur dan sebagainya.

Proses ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat guna meningkatkan sistem perekonomian secara umum. Meningkatkan kualitas Kesehatan dan penanggulangan permasalahan yang kerap terjadi di kawasan maju dan sedang berkembang.

Seperti akses sanitasi masyarakat perkotaan yang kadang tak semua orang mendapat fasilitas yang layak. Pertumbuhan ekonomi kadang tidak merata, sehingga membuat akses fasilitas sanitasi yang buruk dapat berdampak pada kualitas lingkungan yang tidak baik.

Permasalahan ini kerap menjadi penghambat dengan penurunan kualitas Kesehatan masyarakat karena lingkungan yang kurang sehat. Lebih buruk jika ditunjang dengan fasilitas Kesehatan yang kurang memadai.

Tak hanya menyediakan, penanggulangan permasalahan yang baik oleh kontraktor sipil akan memberi solusi setelah atau bahkan sebelum munculnya permasalahan yang terjadi. Diluar kesadaran masyarakat untuk kebutuhan hidup sehat yang meningkat.

 

Proses Tender dan Penunjukan Langsung

Karena berkaitan dengan fasilitas umum, kontraktor sipil biasanya mendapat pekerjaan dari proses tender atau lelang. Terutama dalam hal pekerjaan yang diselenggarakan oleh negara atau pemerintah, dengan harapan tidak terjadi permasalahan Kolusi yang melanggar hukum.

Proses tender biasanya dilakukan oleh BUMN yang diserahkan kepada sub kontraktor, dalam hal ini badan usaha atau perorangan dengan latar belakang kontraktor sipil. Paket pengerjaan biasanya ditujukan untuk pembangunan atau perbaikan fasilitas umum yang dibutuhkan.

Seperti peremajaan saluran air perkotaan atau desa, pembangunan jalan, fasilitas MCK, gas negara dan sebagainya. Pengerjaan dilakukan dengan memenuhi material yang dibutuhkan, termasuk jasa dan proses pembangunan.

Selain didapat dari proses tender atau lelang pekerjaan, kontraktor yang bekerja dalam bidang sipil ini juga kerap mendapat penunjukan secara langsung. Kesempatan ini biasanya dilakukan untuk pekerjaan yang bersifat urgent, atau harus segera dilakukan dalam waktu dekat.

Profesionalisme, pengalaman dan nilai terbaik dari kontraktor sipil dalam hal ini lebih dominan, menjadikan mereka terpilih secara instan. Paket pekerjaan ini biasanya memiliki nilai proyek tak terlalu besar.

Secara khusus, tugas kontraktor sipil diatur dalam sebuah draft Kerjasama yang meliputi beberapa hal, berikut beberapa diantaranya : 

  • Bertanggung jawab penuh terhadap proyek yang dijalankan. Proses ini mencakup memegang semua kendali manajerial termasuk pekerjaan terkait mekanikal elektrikal yang dibutuhkan.
  • Bertanggung jawab mulai tahap awal hingga akhir proyek dijalankan. Meliputi proses perencanaan, landscape dan juga penyediaan fasilitas seperti furniture dan interior yang dibutuhkan.
  • Melaporkan semua progress yang sudah dilakukan, apakah telah dilakukan, dilaksanakan, atau progress sudah berjalan dalam tahap akhir. Cara ini biasa dilakukan dengan pembuatan laporan harian.
  • Mentaati perjanjian sesuai kontrak. Cara ini dilakukan berkaitan dengan pelaksanaan, termuat dalam pelaporan pekerjaan setiap hari, seminggu atau sebulan hingga proyek berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
  • Proses pengadaan material dan jasa, sesuai dengan perjanjian. Umumnya berkaitan dengan spesifikasi produk atau jasa yang dibutuhkan, sesuai dengan perjanjian awal.

Tugas-tugas di atas pada dasarnya sama seperti kontraktor pada umumnya. Hanya saja karena berkaitan dengan kepentingan umum, kedisiplinan dan profesionalisme kontraktor sipil lebih ditekankan. Kesalahan prosedural dan pelanggaran ketentuan (Perjanjian) dapat dijerat hukum, sehingga dibutuhkan kecermatan dan kehati-hatian dalam mengemban tugas.

 

Pekerjaan Kontraktor Sipil

Kontraktor Sipil umumnya berbeda dengan kontraktor rumah pada umumnya, pekerjaan mereka umumnya lebih berkecimpung dalam hal membangun infrastruktur dan fasilitas umum. Berikut beberapa diantaranya : 

Infrastruktur Jalan : Jalan raya, tol dan sebagainya merupakan penunjang peningkatan sistem perekonomian sebuah daerah. Akses ini biasanya ditunjang dengan standar pembangunan kualitas jalan yang baik, dan biasanya dibangun oleh kontraktor sipil profesional dan berpengalaman. 

Selain membangun, kontraktor sipil biasanya juga mengerjakan proses perawatan. Memperbaiki jalan berlubang dan infrastruktur penunjang lain, seperti saluran pembuangan untuk memperlancar akses jalan dan sebagainya.

Jalur perkeretaapian: Selain membangun akses jalur darat, kontraktor sipil juga bekerja membangun jalur perkeretaapian. Proses ini juga termasuk pengerjaan perawatan paska proses pembangunan.

Jalur udara: Jalur udara meliputi pembangunan Bandara termasuk fasilitas di dalamnya. Seperti pembangunan fasilitas bandara, landasan, dan infrastruktur penunjang lain. Termasuk di dalamnya perawatan saat terjadi kerusakan.

Pelabuhan: Di jalur laut, pekerjaan kontraktor sipil juga membangun Pelabuhan, termasuk fasilitas dermaga dan sebagainya. Proses pengerjaan meliputi membangun, pemeliharaan dan perawatan jika terjadi kerusakan di kemudian hari.

Fasilitas jembatan: Jembatan merupakan salah satu infrastruktur penting perekonomian yang juga dibangun berkat kerja kontraktor sipil. Seperti jalan raya, pekerjaan ini juga meliputi proses perawatan. Pembangunan fasilitas yang lain juga meliputi jalan layang, terowongan atau jalan bawah tanah, dan sejenisnya.

Saluran perpipaan kota: Banjir merupakan masalah musiman yang terjadi di perkotaan, akibat pesatnya pembangunan dan perekonomian. Saluran drainase sangat dibutuhkan untuk membuang kelebihan air akibat curah hujan dengan intensif tinggi. 

Proses pembangunan ini juga termasuk penanggulangan bencana, dengan membangun bendungan jika dibutuhkan. Termasuk pengerukan sungai yang keruh dan sejenisnya merupakan tugas yang biasa dikerjakan oleh kontraktor sipil.

Peremajaan bangunan: tak hanya membangun, kontraktor sipil juga melakukan tugas peremajaan bangunan atau Gedung. Tahap awal proses ini biasanya dilakukan dengan aktivitas penghancuran bangunan lama.

Pada umumnya, kontraktor sipil mengerjakan tugas sangat luas, terutama dalam hal perencanaan, pembangunan dan pemeliharaan fasilitas umum. Seperti pemasangan beton tiang pancang, konstruksi baja dan sebagainya untuk berbagai kebutuhan.

 


PT Anggaza Widya Ridhamulia merupakan perusahaan konstruksi swasta yang sudah menangani berbagai proyek skala nasional selama lebih dari 1 dekade. Apabila Anda membutuhkan layanan jasa konstruksi profesional, silahkan hubungi kami untuk informasi dan konsultasi lanjutan.